Rabu, 04 Maret 2015

MACAM-MACAM JENIS BENANG RAJUT DAN PERBEDAANNYA

  1. Katun (Cotton)

 Sesuai namanya, benang yang umum digunakan oleh para pemula ini terbuat dari serat kapas. Benang katun bersifat dingin, menyerap keringat, lentur, kuat, ringan, dan memiliki banyak varian warna. Benang katun termasuk benang ”netral” yang bisa digunakan untuk berbagai project, misalnya syal, tas, sandal, asesoris, perlengkapan dapur (serbet, tatakan gelas), dan sebagainya.
Berdasarkan variasi warnanya, benang katun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu benang katun polos dan katun sembur (gradasi). Tingkat kehalusan benang katun berbeda-beda, tergantung pada material yang digunakan. Untuk benang lokal, perajut mengenal istilah ”soft cotton” atau katun halus dan katun Bali. Kedua benang tersebut memiliki tingkat kehalusan yang lebih tinggi daripada benang katun pada umumnya. Sedangkan untuk benang katun impor, produk Mesirlah terkenal dengan kualitas seratnya.
Jenis benang katun diantaranya:
a.       Katun lokal
Benang ini memiliki kualitas kehalusan standard, dengan harga yang ekonomis. Biasa dijual dalam bentuk ball, harga benang ini berkisar dari Rp. 8.500,00 hingga Rp.15.000,00 (harga tergantung banyaknya variasi warna dalam segulung benang). Perajut pemula sangat dianjurkan menggunakan benang ini untuk latihan, karena sifatnya yang tidak licin sehingga tidak menyulitkan perajut saat berlatih.
b.      Katun kinlon
Benang kinlon memiliki sifat lembut, ringan, mengembang dan hangat jika mengenai tubuh. Biasanya, benang ini dipakai untuk membuat syal atau baju hangat.
c.       Katun minlon
Benang Minlon adalah benang rajut yang sejenis dengan benang Kinlon. Sifatnya yang ringan dan lembut membuat benang ini sering digunakan untuk membuat syal, amigurami dan baju.
d.      Katun panda
Benang ini cocok digunakan untuk membuat kaos kaki karena teksturnya lembut dan hangat dikulit.
e.       Katun orchid
Benang katun orchid memiliki karakteristik lembut, namun memiliki tekstur benang yang agak pecah. Benang ini cocok digunakan untuk membuat baju dan syal. Untuk yang belum terbiasa dengan benang yang agak pecah, sangat disarankan menggunakan benang Panda atau menggunakan Hakpen dengan ukuran 1 ukuran di atasnya.

  1. Polyester

 Benang polyester yang berdiameter kecil (tipis), banyak digunakan untuk membuat sweater, cardigan dman juga syal. Sedangkan yang berdiameter lebih besar (biasanya menggunakan hook rose nomor 5/0), cocok digunakan untuk membuat bros, tas dan sandal. Sifat benang poliester adalah tidak mudah kusut, tidak mudah lekuk serta tidak mudah luntur. Benang ini memiliki warna yang lebih cerah jika dibandingkan dengan benang lainnya.

  1. Rayon Viscose

 Rayon atau rayon viscose sering disebut dengan artificial silk atau ”sutra buatan” karena kelembutan dan kehalusannya. Benang ini tidak terbuat dari serat sintetis, melainkan dari serat kayu yang mempunyai kadar selulosa tinggi, yang biasanya dipadukan dengan serat lain untuk menciptakan karakteristik tertentu.
Pada dasarnya, benang rayon viscose memiliki sifat lembut, ringan, elastis, kuat dan menyerap air. Benang ini cocok digunakan untuk project  yang wearable seperti syal, poncho, cardigan, dll. Benang ini memiliki kesan “jatuh” dan menempel di tubuh jika digunakan untuk membuat baju.
Hook: 3/0-4/0

  1. Acrylic

 Benang ini bertekstur halus (sehingga nyaman dipakai dan tidak gatal),
Bentuknya pipih seperti pita (kurang lebih diameter lebarnya 3 mm). Sangat cocok untuk rajutan2 yang wearable, seperti syal, baju2, sweater, neck warm, rompi atau cardigan dan rajutan2 yang menggunakan loom.
Hook: 5/6 tulip gold
Knit: 5-7 mm



  1. Nylon

 Dari segi tekstur, benang ini sangat mirip dengan polyester. Bahan dasar pembuatannya pun sama. Bagaimana membedakannya? Secara umum, benang ini (nylon) dijual dalam bentuk hank, sedangkan polyester dijual dalam bentuk ball.



  1. Bulky

 Bisa dikatakan, ini adalah ”raksasa”nya benang rajut lokal. Diameter benangnya yang ”gemuk” membuatnya bersifat hangat. Benang ini cocok digunakan untuk project syal hangat dan topi. Atau jika ingin bereksperimen dengan kreatifitas anda, bisa mencoba membuat tatakan gelas atau sweater hangat dari benang ini.



Untuk perbandingan benang bisa dilihat pada foto berikut:

Kiri: benang wool, kanan benang katun
Benang wool teksturnya berbulu, sedangkan katun ply-nya padat dan tdak pecah saat ujungnya digunting.




Kiri: benang katun, kanan benang polyester
Benang polyester sifatnya lebih kaku, namun ply-nya tidak sepadat katun.



Kiri: benang katun, kanan: benang rayon
Rayon lebih halus dan mengkilap dibandingkan dengan katun.




Kiri: benang katun, kanan: shimmery acrylic.
Benang acrylic bentuknya pipih seperti pita, sedangkan katun bulat.



Kiri: katun, kanan: benang bulky.
Sesuai namanya, helaian bulky sangat besar.

6 komentar:

  1. Terimakasih artikelnya sangat membantu

    BalasHapus
  2. Kok aku beli polyester hasilnya lembek dan pecah saat membuat macrame?!
    Atau bagusan Nylon buat macrame?!

    BalasHapus
  3. Grand Opening of Graton Hotel & Casino - Mapyro
    Grand Opening of 창원 출장샵 Graton Hotel & 수원 출장안마 Casino. 777 Grand Drive - 하남 출장안마 San 오산 출장안마 Bernardino, CA 89101. 군포 출장샵 (530) 533-0029.

    BalasHapus